Mematikan Antivirus bawaan Windows 11
Peringatan Penting:
· Lakukan hanya jika benar-benar diperlukan, misalnya untuk menginstal software tertentu yang dianggap false positive atau untuk keperluan troubleshooting.
· Jangan biarkan komputer Anda tanpa perlindungan antivirus dalam waktu lama. Segera aktifkan kembali setelah keperluan Anda selesai.
· Windows Defender biasanya akan otomatis aktif kembali setelah beberapa waktu atau setelah restart komputer untuk menjaga keamanan sistem.
---
Cara 1: Menonaktifkan Perlindungan secara Real-Time (Cepat dan Sementara)
Ini adalah cara yang paling umum dan cukup untuk kebanyakan keperluan.
1. Buka Settings (Pengaturan) dengan menekan tombol Windows + I pada keyboard.
2. Pilih Privacy & security (Privasi & keamanan) di menu sebelah kiri.
3. Klik Windows Security.
4. Klik Virus & threat protection (Perlindungan virus & ancaman).
5. Di bagian "Virus & threat protection settings", klik Manage settings (Kelola pengaturan).
<div style="text-align: center">
<img src="https://i.imgur.com/2Vv8j9O.png" alt="Windows Security Settings" width="500">
</div>
6. Matikan toggle untuk Real-time protection (Perlindungan real-time). Windows akan memperingatkan Anda bahwa ini membuat perangkat rentan. Klik Yes untuk mengonfirmasi.
<div style="text-align: center">
<img src="https://i.imgur.com/5Q6QzHp.png" alt="Turn off Real-time protection" width="500">
</div>
Keterangan: Perlindungan akan dinonaktifkan untuk sementara waktu. Windows akan mengaktifkannya kembali secara otomatis setelah beberapa saat atau setelah restart.
---
Cara 2: Menonaktifkan Semua Perlindungan melalui Pengaturan Lokal Grup (Lebih Permanen)
Cara ini menggunakan Group Policy Editor dan lebih efektif untuk menonaktifkan Defender dalam waktu yang lebih lama. Cara ini hanya tersedia untuk edisi Windows 11 Pro, Enterprise, atau Education.
1. Tekan Windows + R untuk membuka jendela Run.
2. Ketik gpedit.msc dan tekan Enter.
3. Di jendela Local Group Policy Editor, arahkan ke path berikut:
· Computer Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Microsoft Defender Antivirus
4. Di panel kanan, cari dan double-click pada kebijakan bernama Turn off Microsoft Defender Antivirus.
<div style="text-align: center">
<img src="https://i.imgur.com/9L8z4hL.png" alt="Group Policy Editor" width="600">
</div>
5. Pilih opsi Enabled.
6. Klik Apply lalu OK.
7. Restart komputer Anda untuk perubahan berlaku.
Untuk Mengaktifkannya Kembali: Ikuti langkah yang sama dan pilih opsi Not Configured atau Disabled.
---
Cara 3: Menonaktifkan melalui Registry Editor (Hati-hati!)
Cara ini powerful tetapi berisiko. Selalu backup registry Anda sebelum melakukan perubahan.
1. Tekan Windows + R, ketik regedit, dan tekan Enter.
2. Arahkan ke path berikut di address bar Registry Editor:
· HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Policies\Microsoft\Windows Defender
3. Jika kunci Windows Defender tidak ada, Anda bisa membuatnya dengan klik kanan pada kunci Microsoft > New > Key, dan beri nama Windows Defender.
4. Pada panel kanan, klik kanan > New > DWORD (32-bit) Value. Beri nama DisableAntiSpyware.
5. Double-click nilai DisableAntiSpyware yang baru dibuat, dan ubah Value Data-nya menjadi 1.
6. Klik OK dan restart komputer Anda.
Untuk Mengaktifkannya Kembali: Hapus nilai DisableAntiSpyware tersebut atau ubah Value Data-nya menjadi 0, lalu restart.
---
Cara 4: Otomatis Nonaktif saat Menginstal Antivirus Lain
Cara termudah dan paling aman adalah dengan menginstal antivirus pihak ketiga (seperti Avast, AVG, Kaspersky, dll). Windows Defender secara otomatis akan menonaktifkan dirinya sendiri saat mendeteksi adanya antivirus aktif lainnya. Ini adalah perilaku bawaan yang dirancang untuk menghindari konflik.
Ringkasan
Cara Keefektifan Keterangan
1. Real-time Protection Sementara (beberapa menit/jam) Paling mudah dan cepat, cocok untuk instalasi software singkat.
2. Group Policy Editor Lebih Permanen Hanya untuk Windows Pro/Education/Enterprise.
3. Registry Editor Permanen (berisiko tinggi) Untuk pengguna advanced, risiko merusak sistem jika salah.
4. Instal Antivirus Lain Otomatis & Aman Solusi terbaik jika Anda memang ingin beralih antivirus.
Pesan Penting Diulang: Setelah menyelesaikan tugas yang membutuhkan penonaktifan antivirus, segera aktifkan kembali perlindungan Windows Defender untuk menjaga keamanan komputer Anda.

Komentar
Posting Komentar